Gw punya temen, nah dia punya temen, trus dia punya temen… Sori, bercanda.
Gw punya temen, dia sering banget minjemin gw buku novel bagus-bagus. Yah, kebetulan novelnya memang bagus-bagus, biarpun gw sebenernya gak tau tentang tu novel sebelumnya.
Nah, pernah suatu saat dia minjemin gw 2 buku sekaligus: The Bartimaeus Trilogy bagian 1 + Eragon. Sambil ngasih bukunya, dia ngomong begini:
Dia : Eh, kayaknya kalau jadi penyihir itu enak, ya?
Gw : Kenapa?
Dia : Iya. Mau apa-apa gampang. Tinggal tunjuk dan baca mantra.
Gw gak jawab waktu itu. Tapi sebenarnya dalam hati pengen rasanya gw bilang: “Kalau jadi penyihir enak, loe mau jadi penyihir abad pertengahan? Yang dibakar hidup-hidup kalau ketahuan?”
Sebagian besar orang pasti tau apa itu penyihir. Orang dengan kemampuan ajaib, bisa menggerakkan sesuatu tanpa menyentuh, dll. Persoalannya, kalau penyihir itu benar-benar ada, apakah hidup penyihir itu akan menyenangkan? Menurut gw, tidak.
Banyak cerita penyihir abad pertengahan yang bersembunyi dari orang umum. Mereka kebanyakan ketakutan karena apabila ketahuan memiliki kemampuan sihir, mereka bisa dikucilkan atau lenih parah lagi dibakar hidup-hidup. Yah, gw tidak tau banyak legenda penyihir, tapi cukup untuk bilang bahwa penyihir itu sebenarnya sengsara.
Nah, ibarat penyihir abad pertengahan, banyak orang-orang yang memiliki kemampuan lebih di zaman sekarang juga dikucilkan. Contoh yang paling bagus ada kelompok Hacker. Di media massa, Hacker disebut-sebut bertanggung jawab atas berbagai penyerangan ke berbagai situs atau perusahaan kelas dunia secara komputerisasi. Jelas sekali media massa yang membuat berita ini tidak paham. Yang melakukan kejahatan itu Cracker, sedangkan Hacker cenderung baik orangnya.
Tapi, akibat dari media massa, banyak Hacker hebat harus bersembunyi. Anggapan media massa yang salah ikut mempengaruhi pandangan masyarakat tentang Hacker. Seperti juga penyihir yang akhirnya menyingkir. Kalau para penyihir terus didesak, mereka bisa juga melakukan pembalasan. Begitu juga Hacker.
Yah, mau bagaimana lagi. Gw bukan Hacker (apalagi Peenyihir), tapi gw prihatin dengan kelompok tersebut. Mereka bersembunyi justru karena kita sendiri, masyarakat. Tapi malah mereka juga yang ditakuti masyarakat. weleh …

Recent Comments