Category Archives: Soal

Tugas RBL FI1201/FI1202 TA 2010/2011

Berhubung saya bingung gimana cara buat postingan di situs stei 2010, jadi dibuat disini aja ya.

 


 

Pembuatan Kapasitor

Konsep Dasar

  • Kapasitor dan bahan dielektrik
  • Pengukuran kapasitansi dari kapasitor menggunakan rangkaian RC
  • Potensial listrik dan konstanta dielektrik

Tujuan

Mahasiswa secara berkelompok merancang dan membuat kapasitor yang mempunyai nilai kapasitansi sebesar-besarnya dengan batasan-batasan sebagai berikut ini.

Batasan-Batasan

  • Mahasiswa merancang dua (2) buah kapasitor yang identik dengan volume maksimum 3.0 cm3. Masing-masing elektrodanya sudah ditempeli kawat untuk digunakan dalam pengukuran kapasitansinya.
  • Mahasiswa bebas memilih bahan elektroda dan bahan dielektrik yang digunakan.
  • Kapasitansi minimum dari kapasitor yang dibuat adalah 3.0 nF.
  • Dilarang keras menggunakan kapasitor yang sudah ada di pasaran, termasuk merangkai bagian kapasitor-kapasitor tersebut ke dalam kapasitor yang dirancang. Satu dari kedua kapasitor yang dibuat diserahkan kepada dosen/panitia RBL untuk diperiksa isi dan bahannya.
  • Kapasitansi akan diukur menggunakan rangkaian RC yang akan dibuat oleh panitia dosen RBL dari prodi Fisika. Untuk pengukuran kapasitansi sebelum hari H penilaian, mahasiswa bisa menggunakan alat pengukur yang akan disimpan di Laboraterium Fisika Dasar (LFD).
  • Dari faktor geometri kapasitor, setiap kelompok diharapkan dapat memberikan prediksi secara teoritik nilai kapasitansi dari kapasitor yang mereka buat. Data ini dicantumkan dalam laporan.
  • Dari hasil pengukuran kapasitansi mahasiswa dapat menentukan konstanta dielektrik bahan yang digunakan. Data ini juga mesti dicantumkan dalam laporan.
  • Setiap kelompok diharapkan mampu membuat perhitungan yang cepat untuk mengetahui nilai kapasitansi dengan pengukuran rangkaian RC.
  • Pada saat perlombaan antar kelas, kapasitor yang dibuat juga akan digunakan untuk mencari frekwensi sumber tegangan.
  • Dalam pembuatan, pengukuran dan hal-hal yang terkait, mahasiswa diingatkan untuk selalu menjaga keselamatan dan keamanan kerja. Jika diperlukan dapat melakukan konsultasi secara rutin dengan dosen kelas masing-masing.

Penilaian

  1. Kapasitor yang dihasilkan (melingkupi: bahan, desain, faktor keamanan, tampilan, dll): maksimal 30 poin
  2. Besar nilai kapasitansi: maksimal 30 poin
  3. Laporan (yang melingkupi: teori dasar, perhitungan dan analisa data): maksimal 40 poin


Sip segitu. Ini bukan ngespam apalagi bercanda. Semester 2 sudah hampir mendekati klimaksnya!!

Soal Pemograman Pascal : IP Converting

Soal ini juga pernah gw terbitin di http://osn08kom.blogspot.com

Tau gak IP address?? Kalau bahasa umumnya, IP address itu seperti alamat rumah kita didunia maya. Dengan IP address kita bisa dikenal di internet saat browsing, chatting, dll. Tapi tau gak kalau sebenarnya kita bisa menentukan lokasi komputer cuma dari alamat IP nya? Bagi yang tau tentang IP, pasti tau dong kalau kita bisa mengecek asal IP address dengan mengunjungi situs tertentu atau dengan aplikasi bantuan. Kita fokus tentang situsnya.

Situs yang bisa menginformasikan asal IP address ada banyak (googling aja sendiri!) tapi metodenya sama: mencocokan suatu IP address dengan database. Nah, disini masalah databasenya: IP address terbagi kedalam 4 sub-block. Kalau tiap sub-block harus dicocokan, bisa repot.

Karena itu database ini memakai cara yang lain, yaitu dengan menghitung IP number dari IP address tersebut baru dicocokan dengan database. Contoh: IP address 202.186.13.4 mempunyai IP number 3401190660. Sebuah negara memiliki range IP number yang berbeda dengan range IP number negara lain. Dengan IP number tadi, diketahui bahwa IP tersebut berasal dari MALAYSIA.

Cara menghitung IP address menjadi IP number begini: anggap keempat blok IP address sebagai w.x.y.z, maka rumusnya

IP Number = 16777216 X w + 65536 X x + 256 X y + z

sehingga perhitungan untuk contoh yang tadi:

IP Number = 16777216 X 202 + 65536 X 186 + 256 X 13 + 4
= 3388997632 + 12189696 + 3328 + 4
= 3401190660

Kemudian databasenya memiliki format seperti ini:

IP Number Kode Negara Nama Negara
3401023488..3401056255 TH THAILAND
3401056256..3401400319 MY MALAYSIA
3401408512..3401416703 HK HONG KONG
3401416704..3401420799 KR KOREA
3401441280..3401449471 PH PHILIPPINES
3401441280..3401515263 MY MALAYSIA

Bisa dilihat di database diatas kalau MALAYSIA punya 2 range IP number. Tapi karena sama-sama Malaysia, 2 itu dianggap sama. Bisa dilihat juga kalau database sudah mengurutkan alamat IP dari kecil ke besar.

FORMAT MASUKAN
Diawali dengan sebuah bilangan T dan diikuti dengan T baris database berisi M..N(range IP number),Kode Negara, dan Nama Negara. Sebuah negara bisa memiliki 2 range IP number atau bisa lebih. Lalu sebuah bilangan O (1 <= O <= 100) dan dikuti O buah IP address dengan format w.x.y.z. FORMAT KELUARAN
O buah Kode Negara dan Nama Negara asal IP address. Antara Kode & Nama Negara dipisahkan sebuah spasi.

CONTOH MASUKAN
6
3401023488..3401056255 TH THAILAND
3401056256..3401400319 MY MALAYSIA
3401408512..3401416703 HK HONG KONG
3401416704..3401420799 KR KOREA
3401441280..3401449471 PH PHILIPPINES
3401441280..3401515263 MY MALAYSIA
5
202.186.13.4
202.183.170.13
202.186.13.10
202.189.107.17
202.189.224.10

CONTOH KELUARAN
MY MALAYSIA
TH THAILAND
MY MALAYSIA
KR KOREA
PH PHILIPPINES

Ehem,ehem. Sori lagi deh, soalnya cuma bikin satu test case. Tapi yang penting kan udah paham caranya. Kalau belum puas dengan soalnya, nih gw tambahin sedikit.

Kalau misalnya kita dikasih suatu IP number, bagaimana caranya untuk mengembalikan ke IP address? Cari sendiri caranya dan dibawah ini test case nya (yang ini bisa bikin banyak).

FORMAT MASUKAN
x baris IP number dengan jumlah yang tidak ditentukan.

FORMAT KELUARAN
x baris IP address.

CONTOH MASUKAN
3401190660
3401034253
3401190666
3401411345
3401441290
3041441290
3092458469
3546273834
3928475645
2839415365
3940284945
4728394087
2849573823
3948203887
3423432434
2123232498
2342354623

CONTOH KELUARAN
202.186.13.4
202.183.170.13
202.186.13.10
202.189.107.17
202.189.224.10
181.72.182.10
184.83.43.229
211.95.216.42
234.39.199.253
169.62.10.69
234.219.250.17
25.213.145.103
169.217.11.191
235.84.207.111
204.13.110.242
126.141.244.242
139.157.126.191

Cukup deh. Kalau ada yang perlu ditanyakan, jangan malu untuk ngomong di milis (siapa yang malu?). Sekian, banyak maaf kalau ada salah-salah kata. Happy Programming!

Soal Pemograman Pascal : Kriptografi

Untuk yang pertama, mungkin ada baiknya gs mengupload soal pemograman, berhubung gw bisanya di bidang ini.

Soal ini pernah gw posting ke http://osn08kom.blogspot.com

Ada yang tau kriptografi? Bagi yang belum tau, Kriptografi adalah suatu cara untuk menyandikan pesan yang bersifat rahasia.

Suatu pesan asli (plain text) menggunakan suatu cara disandikan (encrypt) menjadi pesan yang sulit dibaca (chiper text).

chiper text hanya bisa dibaca setelah dikembalikan ke bentuk plain text (decrypt).

Ada banyak teknik kriptografi yang dipakai, seperti ROT13, RC40, dll. Sekedar informasi, RC40 sering dipakai sebuah program

untuk mengenkripsi file-file di komputer. Sekarang, kita belum akan membahas RC40 (yang cukup sulit), tapi tentang teknik

kriptografi lain yang mirip dengan itu.

Logika enkripsi ini (Gw lupa nama tekniknya) menggunakan kata kunci dan sebuah tabel seperti berikut:

dan kemudian sebuah kata kunci.

Setiap huruf dari plain text di enkripsi sesuai tabel berdasarkan katakunci. Misalkan huruf pertama plain text adalah ‘C’,

dan huruf pertama sandi adalah ‘S’. Berdasarkan tabel didapat bahwa huruf C jika disandikan dengan S menjadi huruf ‘U’.

Misal diberikan sebuah plain text dan sandi:
text : agung
sandi: keren
bila disandikan
a[k]=K
g[e]=K
u[r]=L
n[e]=R
g[n]=T
menjadi KKLRT.

Bagaimana kalau jumlah huruf sandi lebih sedikit? begini…
text : agung
sandi: cool
a=c
g[o]=U
u[o]=I
n[l]=Y
huruf berikutnya kembali lagi ke huruf sandi pertama
g=I
menjadi CUIYI

Untuk yang lebih dari 2 kata begini caranya:
teks :agung utama
sandi:ganteng
a[g]=G
g[a]=A
u[n]=A
n[t]=G
g[e]=K
Kata berikutnya kembali lagi dari huruf sandi pertama
u[g]=H
t[a]=T
a[n]=N
m[t]=F
a[e]=E
jadi GAAGK HTNFE (spasi tidak dienkripsi).

PERHATIAN!!! Kata sandi selalu satu kata dan tidak selalu berupa kata yang memiliki arti.

Semua udah ngerti???? Bagus kalau tidak (loh?).

Jadi, untuk tugas pertama dan kedua, coba buat program yang bisa (1) mengenkripsi dan (2) mendeskripsi dengan kriptografi

ini.

Format Input:
Dalam satu baris, tulis sebuah plain dan sandinya (untuk enkripsi) dan sebuah chiper dengan sandinya (untuk deskripsi). Input

lebih dari satu baris.

Format Output:
Tulis hasilnya dalam satu baris untuk setiap pasang.

Contoh Input Enkripsi:
agung keren
agung cool
agung utama ganteng

Contoh Output Enkripsi:
KKLRT
CUIYI
GAAGK HTNFE

Contoh input Deskripsi:
KKLRT keren
CUIYI cool
GAAGK HTNFE ganteng

Contoh Output Deskripsi:
agung
agung
agung utama

PERHATIAN LAGI!!! Plain texr dan sandi ditulis dalam huruf kecil dan chiper ditulis huruf besar.

Ini cuma tantangan kecil, pasti banyak yg bisa. Tapi, harap tunggu hingga gw selesaikan soal ketiga yang lebih rumit dari

ini.

Jangan lupa, posting pembahasan anda kesini.

Pertanyaan, kritik, saran, kue, minuman, kirim ke grup google.

Semoga berhasil dan tunggu soal berikutnya!!!!

Switch to our mobile site