Category Archives: Pengalaman

Rumah Penguin Mesti Pindaaaaaah

Pandi.or.id. Penyedia domain termurah (tadinya) di Indonesia.

Aku baru sadar kalau ternyata domain web.id gak bisa lagi diperpanjang di pandi.or.id.

Sebenernya, ya…. Gak terlalu peduli juga kalau ternyata domain web.id mesti diperpanjang di tempat lain. Malah sebenernya, aku sempet mikir buat naro web ini di wordpress aja, karena toh blog ku ini sepi pengunjung T-T

Tapi memikirkan keleluasaannya, aku tetep milih pake domain dan hosting sendiri.

Tentang hosting gak masalah (gratisan. haha) yang jadi masalah ini sekarang domainnya….

YA KALI HARGANYA NAIK 2X LIPET!!

Lebih parah lagi, dibeberapa registrar, HARGANYA JADI 3X LIPET!!

WTF DUDE??! GW MAKE WEB.ID KARENA MURAH!!!

Jadi setelah diskusi dengan seorang teman…. diputuskan untuk pindah domain. Sekalian, yang gak .id. Kalau perlu, pake registrar luar.

Because f*** you registrar Indonesia.

Dulu dan Sekarang

Tadi baru saja main-main ke tempat teman lama. Sekilas melihat bagaimana hidup dia sekarang, dan tanpa sada membandingkannya dengan dia yang dulu.

Dan membandingkannya dengan aku yang sekarang. Read more »

Melihat Kebelakang: Penguin di 2012!

MANA KIAMATNYAAAAA???!!

Yay. Udah setahun lagi. Tahun ini banyak diisi dengan masalah, solusi, revelation, pilihan, kebanggaan, penyesalan, dan lain sebagainya. Gak tau ada sebanyak apa yang negatif atau positif di tahun ini…. Buat review untukku sendiri, aku buat postingan ini one-shot, tanpa mengedit ulang.

Jadi…. mulai darimana ya? Read more »

The Gap, The Revelation, The Consequences, The Choice

Rasanya disini jarang ngisi pengalaman yang agak personal. Ini salah satunya.

Aku pisah tulisan ini jadi 4 bagian: The Gap, The Revelation, The Consequences, dan penutupnya, The Choice. Read more »

Perjuangan

ITB

Tulisan ini dibuat secara offline, karena blog lagi down. Sekarang pukul 21:16, hari Jum’at 30 Maret 2012.

Sesuatu mengganggu gw. Blog seorang “teman” (karena orangnya sendiri sebenernya gak kenal gw), yang memposting tentang pengalaman perjuangannya dulu waktu penerimaan perguruan tinggi. Dari blognya (mari kita asumsikan isinya jujur), dia kayaknya penuh perjuangan banget mau lulus ke ITB. Udah sempet gagal di univ-univ lain, sampe pada akhirnya ada guru yang menganggap remeh dia, nganggep gak mungkin bisa masuk ITB.

In the end, orangnya masuk ITB. Read more »

Switch to our mobile site