<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Penguin &#187; Pembahasan</title>
	<atom:link href="http://www.rumahpenguin.web.id/category/pembahasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rumahpenguin.web.id</link>
	<description>Rumahnya Penguin. Masa gitu aja perlu dijelasin?</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 08:26:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Peluang, Peluang, Peluang&#8230;. Probabilitas</title>
		<link>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/</link>
		<comments>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 08:26:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Penguin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembahasan]]></category>
		<category><![CDATA[himpunan]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[probabilitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rumahpenguin.web.id/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/" title="Peluang, Peluang, Peluang.... Probabilitas"></a>Jarang-jarang masukin sesuatu yang berguna di blog. Ini termasuk tulisan pertama dalam dua tahun ini yang bukan opini. Apa itu &#8220;peluang&#8221;? Menurut KBBI: pe·lu·ang 1 n kesempatan: &#8211; yg baik jangan disia-siakan; 2 a terhenti atau senggang (tt angin, pekerjaan, &#8230;<p class="read-more"><a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/">Read more &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/" title="Peluang, Peluang, Peluang.... Probabilitas"></a><p>Jarang-jarang masukin sesuatu yang berguna di blog. Ini termasuk tulisan pertama dalam dua tahun ini yang bukan opini.</p>
<p>Apa itu &#8220;peluang&#8221;? Menurut KBBI:</p>
<blockquote><p><strong>pe·lu·ang 1</strong> <em>n</em> kesempatan: &#8211;<em> yg baik jangan disia-siakan;</em> <strong>2</strong> <em>a</em> terhenti atau senggang (tt angin, pekerjaan, dsb).</p></blockquote>
<p>Wew. Agak kurang berhubungan dengan &#8220;peluang&#8221; yang kumaksud.</p>
<p>&#8220;Peluang&#8221; yang kumaksud adalah yang terjemahannya &#8220;probability&#8221;. Yoa, sepertinya di KBBI, &#8220;probability&#8221; diterjemahkan sebagai &#8220;probabilitas&#8221;. Trus kenapa di textbook terjemahan malah jadi &#8220;peluang&#8221; ya&#8230;.</p>
<blockquote><p><strong>pro·ba·bi·li·tas</strong> <em>n</em> kemungkinan.</p></blockquote>
<p>Ok. Masalah bahasa cukup sampai situ. Mari lanjut ke pembahasannya.</p>
<p>Tapi&#8230; er&#8230; mungkin ini baru pengertiannya aja. Tentang operasinya, perhitungan-perhitungannya&#8230; cari waktu minat lagi <img src='http://www.rumahpenguin.web.id/wp-includes/images/smilies/4.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-299"></span></p>
<p>Cerita dulu deh dikit. Selama aku ngekos di Bandung setahun ini, aku punya setidaknya 3 spot enak buat makan di sekitar tempat kos: Warung Imoet (WI), warung-deket-kosan, (WK) dan Kantin Sehati(KS). Pada beberapa waktu, warung-warung itu tutup karena libur (yang bukan pada tanggal merah).</p>
<p>Setiap kali keluar cari makan, aku pergi ke salah satu dari 3 tempat tadi (kadang-kadang juga makan di tempat lain, tapi sekarang anggap aja cuma ada 3 warung itu <img src='http://www.rumahpenguin.web.id/wp-includes/images/smilies/4.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Ya namanya warung, yang ngurus manusia, pasti ada waktunya untuk tutup seharian. Kantin sehati misalnya, setiap minggunya pasti ada tutup sehari. Gitu juga dua yang lain (dengan frekuensi yang berbeda, tapi).</p>
<p>Nah, sekarang kalau aku mau makan, gimana caranya aku tahu mana warung yang tutup mana yang buka? Jelas gak mungkin kan aku tau pasti mana warung yang buka sebelum aku lihat langsung (atau dapat info dari yang lain). Jadi sebelum dapat pemberitahuan, ada beberapa <strong>kemungkinan</strong> yang terjadi:</p>
<ul>
<li>Ketiganya buka;</li>
<li>WI dan WD buka, KS tutup;</li>
<li>WI dan KS buka, WD tutup;</li>
<li>WI buka, WD dan KS tutup;</li>
<li>WI tutup, WD dan KS buka;</li>
<li>WI dan WD tutup, KS buka;</li>
<li>WI dan KS tutup, WD buka; atau</li>
<li>ketiganya tutup.</li>
</ul>
<p>Kemudian, pada akhirnya aku dapat info bahwa <strong>ketiganya tutup</strong> (apes lah, mesti makan mie instan nih&#8230;).</p>
<p>Naah. Mari kembali ke probabilitas. Dalam teori probabilitas, &#8220;pemilihan warung tempat makan&#8221; bisa dianggap sebagai langkah <strong>eksperimen</strong> (<strong>E</strong>). Eksperimen probabilitas ini dilakukan hanya dalam kepala (atau dalam perhitungan), alias tidak perlu benar-benar ada aksinya (datang langsung ke warungnya).</p>
<p>Dari eksperimen-dalam-kepala ini, aku mendapatkan 8 kemungkinan, yang disebut <strong>titik sampel</strong>. Kemungkinan-kemungkinan ini kemudian dimasukkan ke <strong>ruang sampel</strong> (<strong>S</strong>), atau <strong>himpunan semua kemungkinan</strong>.</p>
<p>Terakhir, ketika akhirnya ada satu kepastian yang terjadi, yaitu <strong>ketiganya tutup</strong>. Hal ini disebut <strong>event</strong> (<strong>A</strong>), kejadian tertentu yang muncul. Event sudah pasti merupakan salah satu dari kemungkinan-kemungkinan yang ada di ruang sampel. Dengan kata lain, event adalah <strong>himpunan bagian dari ruang sampel</strong>. Sementara itu, kemungkinan-kemungkinan yang tidak termasuk ke dalam event tapi masih merupakan bagian himpunan ruang sampel, disebut <strong>komplemen</strong> (<strong>A&#8217;</strong>).</p>
<p>Err&#8230; ya begitu aja. Tadinya aku mau masukin gambar diagram venn kesini, tapi entah kenapa wordpressnya gagal terus upload images&#8230;. Jadi sekarang mau beresin itu dulu&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/peluang-peluang-peluang-probabilitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerusuhan Geng Motor di Bandung? Go On Boys!!!</title>
		<link>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/</link>
		<comments>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2010 17:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Penguin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembahasan]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[tak penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rumahpenguin.web.id/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/" title="Kerusuhan Geng Motor di Bandung? Go On Boys!!!"></a>Geng motor di Bandung rusuh (lagi) pada hari Sabtu, 24 September 2010 mulai jam 20:30 di area Cihampelas. Akibatnya para polisi terpaksa menutup jalan Cihampelas untuk menghalangi para anggota geng yang berusaha kabur. Sayangnya, yang di blokir cuma jalan menuju &#8230;<p class="read-more"><a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/">Read more &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/" title="Kerusuhan Geng Motor di Bandung? Go On Boys!!!"></a><div class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><img title="Sabtu, 24 September 2010 jam 21:36" src="http://desmond.yfrog.com/Himg695/scaled.php?tn=0&amp;server=695&amp;filename=e6zd.jpg&amp;xsize=640&amp;ysize=640" alt="" width="290" height="385" /><p class="wp-caption-text">Geng motor ditangkepin dan ditelanjangi malem-malem. Adem banget kan, guys??</p></div>
<p>Geng motor di Bandung rusuh (lagi) pada hari Sabtu, 24 September 2010 mulai jam 20:30 di area Cihampelas. Akibatnya para polisi terpaksa menutup jalan Cihampelas untuk menghalangi para anggota geng yang berusaha kabur. Sayangnya, yang di blokir cuma jalan menuju Cipaganti, ke atas Cihampelas, dan ke Pasteur. Memang masih ada jalan lagi? Ada!</p>
<div id="attachment_137" class="wp-caption aligncenter" style="width: 211px"><a href="http://www.rumahpenguin.web.id/wp-content/uploads/2010/09/blokir.jpg"><img class="size-full wp-image-137" title="blokir" src="http://www.rumahpenguin.web.id/wp-content/uploads/2010/09/blokir.jpg" alt="" width="201" height="444" /></a><p class="wp-caption-text">Garis merah : Di blokir; Lingkar merah: Tembus</p></div>
<p>Ya ampun pak polisi&#8230;. niat gak sih&#8230;.</p>
<p>Tapi seenggaknya, penangkapan bisa terus berjalan. Mungkin sama dengan para polisinya, orang-orang geng motor nya juga gak tau jalan itu ada. Huahahahahahaha</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 160px"><img title="Geng motor" src="http://twitpic.com/show/thumb/2rv35p.jpg" alt="" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">Ayo anak-anak, upacara mau segera dimulaaaaiii!!!! <img src='http://www.rumahpenguin.web.id/wp-includes/images/smilies/4.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p>Ayo semuanya!!! Gabung ke geng moto!!! Asik loh, banyak kegiatannya: mulai dari main pukul-pukulan, bacok-bacokkan, dan kemudian ngumpul bareng di penjara setempat dan makan-makan gratis!!! Huahahahahahahahahahaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rumahpenguin.web.id/pembahasan/kerusuhan-geng-motor-di-bandung-go-on-boys/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kutipan: Kenapa Yahudi Pintar???</title>
		<link>http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/</link>
		<comments>http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jun 2010 09:26:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Penguin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pembahasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rumahpenguin.web.id/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/" title="Kutipan: Kenapa Yahudi Pintar??? "></a>Dikutip dari note di Facebook. Link aslinya di http://www.facebook.com/note.php?note_id=124045347607271 Bangsa Yahudi adalah salah satu bangsa yang menguasai dunia karena kecerdasan dan kelicikannya baik dari segi sains, bisnis, maupun teknologi. Allah Ta&#8217;ala memang telah menganugrahkan kepada bangsa Yahudi suatu kelebihan berupa &#8230;<p class="read-more"><a href="http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/">Read more &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/" title="Kutipan: Kenapa Yahudi Pintar??? "></a><p>Dikutip dari note di Facebook. Link aslinya di <a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=124045347607271" target="_blank">http://www.facebook.com/note.php?note_id=124045347607271</a></p>
<hr />
Bangsa Yahudi adalah salah satu bangsa yang menguasai dunia karena  kecerdasan dan kelicikannya baik dari segi sains, bisnis, maupun  teknologi.</p>
<p>Allah Ta&#8217;ala memang telah menganugrahkan kepada bangsa Yahudi suatu  kelebihan berupa otak yang cemerlang. Dan sungguh sangat menarik  mengetahui kenapa orang Yahudi begitu pintar dan mempunyai kelebihan  dibanding bangsa-bangsa lain di atas dunia ini. Tentu saja dalam hal ini  hanyalah sebatas kelebihan dalam hal urusan keduniawian&#8230;</p>
<p><strong>&#8220;dan Facebook yang sedang kita gunakan ini pun adalah hasil karya  mereka&#8221;&#8230;</strong></p>
<p>Berikut ini sebuah artikel yang akan memaparkan sedikit sebab dari  fenomena kelebihan mereka ini.<span id="more-66"></span></p>
<p>Marilah kita simak dengan seksama artikel di bawah ini, kemudian  membahasnya bersama di kolom komentar dan jangan lupa mari kita SHARE /  BAGIKAN agar saudara-saudara kita juga mempunyai kesempatan membaca  artikel berharga ini.</p>
<p>Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen  menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel  karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya  melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan  tesisnya, yaitu, &#8220;Mengapa Yahudi Pintar?&#8221;</p>
<p>Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung  hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya  Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka?  Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?<br />
Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda  ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus  mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.</p>
<p><strong>Persiapan Melahirkan</strong><br />
Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah  mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan  bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan  menyelesaikan soal bersama suami.<br />
Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa  buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan.  Kebetulan Stephen suka matematika.<br />
Stephen bertanya, &#8220;Apakah ini untuk anak kamu?&#8221;<br />
Dia menjawab, &#8220;Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya  sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.&#8221;<br />
Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.<br />
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan  latihan matematika sampai genap melahirkan.</p>
<p><strong>Cara Makan</strong><br />
Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal  mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu.  Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad  yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.<br />
Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan  otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat  merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini  adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam  kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.<br />
Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu  Stephen menceritakan, &#8220;Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada  setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan  ikan (hanya isi atau fillet),&#8221;<br />
ungkapnya.<br />
Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak  ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan  ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang  badam.<br />
Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama.  Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan  dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan  kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan  menyebabkan kita merasa ngantuk.<br />
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.</p>
<p><strong>ROKOK</strong><br />
Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah  Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh  Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah  mereka.<br />
Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin  dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen.  Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (  bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.<br />
Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi.  Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan  bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil  lever).<br />
Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata  mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil  mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu  kewajiban.<br />
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ.  Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.<br />
Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.<br />
Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.</p>
<p><strong>1 &#8211; 6 SD</strong><br />
Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika  berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam  pengamatan Stephen, &#8220;Perbandingan dengan anak anak di California, dalam  tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !&#8221; katanya.<br />
Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain  dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka.  Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.<br />
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih  otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela  negara.</p>
<p>Sekolah Menengah &#8211; Perguruan Tinggi<br />
Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini  murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk  menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan  memboroskan, tetap diteliti dengan serius.<br />
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide  itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.<br />
Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh  terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar  ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan  proyek. Mereka harus memperaktekkanya.<br />
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat  keuntungan sebanyak $US 1 juta!<br />
Anda terperanjat?<br />
Itulah kenyataannya.</p>
<p>Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan  yang cerdas adalah keharusan.. Tentunya bukan perkara yang bisa  diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi  mungkin?</p>
<p>PENDIDIKAN ANAK DI PALESTINA<br />
Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di  Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah  mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin  memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.<br />
Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban  tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih.  Hampir setengah darinya adalah anak-anak.<br />
Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target  anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429  Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak  Palestina yang sudah hafidz al-Quran.<br />
Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan  Zionis Yahudi. &#8220;Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai  Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?&#8221; demikian  pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.<br />
Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi  Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus  intens berinteraksi dengan al-Qur&#8217;an. Tak ada main Play Station atau  game bagi mereka.<br />
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih  begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah  penghafal Quran itu telah syahid.<br />
Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi  lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi  Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam  membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.<br />
Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang  penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan  yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.<br />
Benarkah merokok dapat melahirkan generasi &#8220;Goblok!&#8221; kata Goblok bukan  dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia  sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.<br />
&#8220;Lihat saja Indonesia,&#8221; katanya seperti dalam tulisan itu.<br />
Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater,  kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak  rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!<br />
&#8220;Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak  universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh  sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri?  Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Apakah ini  bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?&#8221;</p>
<p>Majalah Sabili</p>
<p>Dicopy dari :<br />
Postingan Indah novianti di :</p>
<p>Tambahan :</p>
<p>* Jika ada buah, mendahulukan makan buah sebelum makan berat adalah  sesuai dengan sunnah/cara makan Rasulullah Sallallahu &#8216;alaihi wasallam.<br />
* Memanah, berkuda, dan berenang adalah olahraga yang paling dianjurkan  oleh Rasulullah Sallalahu &#8216;alaqihi wasallam kepada ummatnya.<br />
* Untuk ibu yang sedang mengandung, sangat dianjurkan untuk sering  membaca atau mendengarkan Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Yahudi dan Babi</p>
<p>Setelah diedit<br />
Wah ternyata pada tulisan saya ini sebelum di-edit, saya benar-benar  salah paham dan salah informasi tentang kebiasaan orang yahudi memakan  babi. Ternyata orang yahudi juga sama dengan orang Islam, yaitu tidak  memakan Babi&#8230;<br />
Jazakumullahu Khoir akhi Arlinda Herman &#8216;Jr atas koreksinya.</p>
<p>Yahudi dan ROKOK</p>
<p>Sebagaimana kita telah baca dalam artikel diatas, rokok adalah barang  yang tabu bagi mereka. Akan tetapi tahukah anda Philip Morris adalah  seorang Yahudi, adalah pemilik perusahaan rokok yang telah menguasai 50%  pasar rokok di seluruh dunia. Termasuk di Indonesia, HM Sampoerna  adalah termasuk milik Philip Morris.</p>
<p>Jadi apa yang bisa anda banggakan wahai perokok??? Bertaubatlah.</p>
<p>Wallahu &#8216;alam</p>
<p>Terimakasih</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>Silahkan di SHARE / BAGIKAN agar saudara-saudara kita juga mempunyai  kesempatan membaca artikel berharga ini.</p>
<hr />
Tanpa bermaksud untuk mengungkit-ungkit masalah SARA, saya suka artikel ini <img src='http://www.rumahpenguin.web.id/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rumahpenguin.web.id/opini/kutipan-kenapa-yahudi-pintar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembahasan: Kriptografi</title>
		<link>http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/</link>
		<comments>http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2008 04:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Penguin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembahasan]]></category>
		<category><![CDATA[Programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.penguin.atbhost.net/uncategorized/pembahasan-kriptografi/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/" title="Pembahasan: Kriptografi"></a>Nah, berhubung ternyata gak ada yang ngebahas soal gw, gw jadi terdorong untuk ngebahas soal gw sendiri yang tentang kriptografi. Positif thinking aja, mungkin anak-anak osn kompi lain lagi sibuk menghadapi nasib&#8230; eh, pelatnas. Kenapa gw bahas soal ini di &#8230;<p class="read-more"><a href="http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/">Read more &#187;</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/" title="Pembahasan: Kriptografi"></a><p>Nah, berhubung ternyata gak ada yang ngebahas soal gw, gw jadi terdorong untuk ngebahas soal gw sendiri yang tentang kriptografi. Positif thinking aja, mungkin anak-anak osn kompi lain lagi sibuk menghadapi nasib&#8230; eh, pelatnas.</p>
<p>Kenapa gw bahas soal ini di blog gw sendiri dan bukannya di blog osn kompi? Yah, alasannya sederhana aja, gw cuma mau mempromosikan blog gw ini. Jadi jangan marah yaaa&#8230;</p>
<p>Oke, kita mulai pembahasan ini dengan melihat contoh testcase kita:<br />Input:<br />agung<br />keren<br />agung<br />cool<br />agung utama<br />ganteng</p>
<p>Output:<br />KKLRT<br />CUIYI<br />GGHGK ATNFE</p>
<p>Algoritma kriptografi ini (yang notabane disebut &#8220;Vigenere Chiper&#8221;) untuk dipemograman sebenatnya sederhana:<br />1. Input plain text.<br />2. Input sandi.<br />3. Rubah huruf pertama plain text dengan huruf pertama sandi sesuai tabel.<br />4. Kalau bertemu spasi, jangan di proses, dan sandi dimulai lagi dari huruf pertama.<br />5. Kalau sudah sampai ke huruf akhir sandi, kembalikan ke huruf pertama sandi.<br />Baca soal lagi kalau tidak mengerti dengan algoritmanya.</p>
<p>Gak sulit kan? Tapi yang terlihat ternyata tidak semudah kelihatannya. Coba lihat lagi poin ke 3. Kita diminta mencocokan dengan tabel. Sekedar cerita, dulu gw bikin kodenya pakai array 2 dimensi, jadi keluaran sandi[huruf plain, huruf sandi] adalah hasilnya. Cara ini bisa dibuat untuk enkripsi, tapi gimana dengan dekripsi? Silahkan coba sendiri.</p>
<p>Kalau pakai array juga memakan memori banyak. Satu variabel char sudah 1 byte. Kalau ada 26 huruf berarti ada 26 X 26 variabel char (676 variabel). Kelihatannya sedikit, tapi tidak efektif. Jadi marilah kita tinggalkan cara ini.</p>
<p>Coba perhatikan tabel kriptografi ini. Kalau diperhatikan, sebenarnya chiper text merupakan hasil increment dari plain text. contoh: &#8216;A&#8217; dengan sandi &#8216;A&#8217; menghasilkan &#8216;A&#8217; lagi. &#8216;A&#8217; dengan sandi &#8216;B&#8217; menghasilkan &#8216;B&#8217;. Kalau &#8216;F&#8217; dengan sandi &#8216;L&#8217; akan menghasilkan &#8216;Q&#8217; (huruf &#8216;F&#8217; naik sebanyak &#8216;L&#8217; &#8211; 1 kali).</p>
<p>Sekarang, dalam pascal kita bisa tulis:<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span><br />var<br />  input  : string;    //variabel untuk plain text<br />  sandi  : string;    //variabel untuk sandi<br />  i,j,k  : byte;    //variabel untuk (i)iterasi, (j)panjang sandi, dan (k)hurufsandi</p>
<p>begin<br />repeat        //untuk perulangan</p>
<p>readln(input);        //input plain<br />if input = &#8221; then exit;    //kalau kosong, selesai</p>
<p>readln(sandi);        //input sandi</p>
<p>j := length(sandi);        //simpan panjang sandi<br />input := upcase(input);    //jadikan input huruf besar<br />sandi := upcase(sandi);    //jadikan sandi huruf besar<br />k := 1;            //simpan huruf ke berapa sandi akan dipakai</p>
<p>for i := 1 to length(input) do<br /> begin<br />  if input[i] = &#8216; &#8216; then begin k := 1; continue; end;<br />  //kalau huruf spasi, jangan diproses<br />  input[i] := chr( ord(input[i]) + ord(sandi[k]) &#8211; 65 );<br />  //huruf input dinaikan sebanyak huruf sandi dikurangi 65(ASCII dari &#8216;A&#8217;)<br />  if ord(input[i]) > ord(&#8216;Z&#8217;) then<br />   input[i] := chr( ord(input[i]) &#8211; 26 );<br />  //Kalau lebih dari Z maka kurangi 26 huruf<br />  k := k + 1;<br />  //Gunakan huruf sandi berikutnya<br />  if k > j then k := 1;<br />  //Kalau lebih panjang dari sandi itu sendiri, kembalikan ke huruf pertama<br /> end;</p>
<p>writeln(input); //cetak hasilnya</p>
<p>until input = &#8221;;</p>
<p>end.<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span></p>
<p>Dari logika tadi, maka untuk mendekrip bisa kita rubah sedikit kodenya. Dimana setiap simbol dibalik.<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span><br />var<br />  input  : string;    //variabel untuk plain text<br />  sandi  : string;    //variabel untuk sandi<br />  i,j,k  : byte;    //variabel untuk (i)iterasi, (j)panjang sandi, dan (k)hurufsandi</p>
<p>begin<br />repeat        //untuk perulangan</p>
<p>readln(input);        //input plain<br />if input = &#8221; then exit;    //kalau kosong, selesai</p>
<p>readln(sandi);        //input sandi</p>
<p>j := length(sandi);        //simpan panjang sandi<br />input := upcase(input);    //jadikan input huruf besar<br />sandi := upcase(sandi);    //jadikan sandi huruf besar<br />k := 1;            //simpan huruf ke berapa sandi akan dipakai</p>
<p>for i := 1 to length(input) do<br /> begin<br />  if input[i] = &#8216; &#8216; then begin k := 1; continue; end;<br />  //kalau huruf spasi, jangan diproses<br />  input[i] := chr( ord(input[i]) &#8211; ord(sandi[k]) + 65 );<br />  //huruf input diturunkan sebanyak huruf sandi ditambah 65(ASCII dari &#8216;A&#8217;)<br />  if ord(input[i]) <> j then k := 1;<br />  //Kalau lebih panjang dari sandi itu sendiri, kembalikan ke huruf pertama<br /> end;</p>
<p>writeln(input); //cetak hasilnya</p>
<p>until input = &#8221;;</p>
<p>end.<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span></p>
<p>Sebenarnya untuk tugas yang sekarang kode ini sudah cukup, karena testcase sudah pasti tidak memiliki karakter lain selain alphabet dan spasi. Tapi sebenarnya dalam Vigenere Chiper, ada kemungkinan kalau input memiliki karakter khusus (seperti &#8220;&#8216;!@#$%^&amp;* dll). Maka, ada baiknya kita melakukan pengecualian proses untuk karakter-karakter tersebut. Kalau gw lebih suka pakai tipe set.<br />var<br />  &#8230;..<br />  himp : Set of char;<br />  &#8230;..</p>
<p>jadi kode enkrip:<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span><br />var<br />  input  : string;    //variabel untuk plain text<br />  sandi  : string;    //variabel untuk sandi<br />  i,j,k  : byte;    //variabel untuk (i)iterasi, (j)panjang sandi, dan (k)hurufsandi<br />  himp   : Set of char //variabel himpunan karakter yang diizinkan</p>
<p>begin<br />repeat        //untuk perulangan</p>
<p>readln(input);        //input plain<br />if input = &#8221; then exit;    //kalau kosong, selesai</p>
<p>readln(sandi);        //input sandi</p>
<p>j := length(sandi);        //simpan panjang sandi<br />input := upcase(input);    //jadikan input huruf besar<br />sandi := upcase(sandi);    //jadikan sandi huruf besar<br />himp  := ['A'..'Z'];        //krakter yang diizinkan dari A sampai Z<br />k := 1;            //simpan huruf ke berapa sandi akan dipakai</p>
<p>for i := 1 to length(input) do<br /> begin<br />  if input[i] = &#8216; &#8216; then begin k := 1; continue; end;<br />  //kalau huruf spasi, jangan diproses<br />  if not(input[i] in himp) then continue;<br />  //kalau tidak termasuk huruf yang diizinkan, jangan diproses<br />  input[i] := chr( ord(input[i]) + ord(sandi[k]) &#8211; 65 );<br />  //huruf input dinaikan sebanyak huruf sandi dikurangi 65(ASCII dari &#8216;A&#8217;)<br />  if ord(input[i]) > ord(&#8216;Z&#8217;) then<br />   input[i] := chr( ord(input[i]) &#8211; 26 );<br />  //Kalau lebih dari Z maka kurangi 26 huruf<br />  k := k + 1;<br />  //Gunakan huruf sandi berikutnya<br />  if k > j then k := 1;<br />  //Kalau lebih panjang dari sandi itu sendiri, kembalikan ke huruf pertama<br /> end;</p>
<p>writeln(input); //cetak hasilnya</p>
<p>until input = &#8221;;</p>
<p>end.<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span></p>
<p>dan dekrip:<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span><br />var<br />  input  : string;    //variabel untuk plain text<br />  sandi  : string;    //variabel untuk sandi<br />  i,j,k  : byte;    //variabel untuk (i)iterasi, (j)panjang sandi, dan (k)hurufsandi<br />  himp   : Set of char //variabel himpunan karakter yang diizinkan</p>
<p>begin<br />repeat        //untuk perulangan</p>
<p>readln(input);        //input plain<br />if input = &#8221; then exit;    //kalau kosong, selesai</p>
<p>readln(sandi);        //input sandi</p>
<p>j := length(sandi);        //simpan panjang sandi<br />input := upcase(input);    //jadikan input huruf besar<br />sandi := upcase(sandi);    //jadikan sandi huruf besar<br />himp  := ['A'..'Z'];        //krakter yang diizinkan dari A sampai Z<br />k := 1;            //simpan huruf ke berapa sandi akan dipakai</p>
<p>for i := 1 to length(input) do<br /> begin<br />  if input[i] = &#8216; &#8216; then begin k := 1; continue; end;<br />  //kalau huruf spasi, jangan diproses<br />  if not(input[i] in himp) then continue;<br />  //kalau tidak termasuk huruf yang diizinkan, jangan diproses<br />  input[i] := chr( ord(input[i]) &#8211; ord(sandi[k]) + 65 );<br />  //huruf input diturunkan sebanyak huruf sandi ditambah 65(ASCII dari &#8216;A&#8217;)<br />  if ord(input[i]) <> j then k := 1;<br />  //Kalau lebih panjang dari sandi itu sendiri, kembalikan ke huruf pertama<br /> end;</p>
<p>writeln(input); //cetak hasilnya</p>
<p>until input = &#8221;;</p>
<p>end.<br /><span style="font-weight: bold;">////////////////////////////////////////////////////////</span><br />Sekarang, kita sudah benar-benar selesai dengan Vigenere Chiper.</p>
<p>Yah, pambahasan ini masih banyak kelemahannya. Pertama, mungkin kurang jelas. Kedua, gw terlalu ganteng (gak nyambung, oon!). Gw menerima segala kritik, saran, dan pujian dari siapa saja (siapa yang mau muji?). Terima Kasih atas perhatiannya, semoga anda yang memperhatikan selalu berbahagia dan yang tidak memperhatikan selalu sengsara (??).</p>
<p>Pembahasan tentang IP converting masih di proses.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rumahpenguin.web.id/programming/pembahasan-kriptografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
